Sabtu, 21 Januari 2017

Rindu

Aku rindu pada diriku yang tanpa dirimu pun aku baik-baik saja.- Amalia

Berulangkali hati berusaha untuk mengingat betapa rasa sakit itu memang benar-benar perih adanya, namun... berusaha jadi bodoh itu gampang, berusaha jadi dungu itu mudah, kau tinggal menjawab tiga, ketika gurumu bertanya berapa hasil dari satu tambah satu, urusan hati selalu begitu, padahal nasehat-nasehat dari orang yang telah leibh dulu merasa kecewa sudah berulangkali hinggap di telinga, tebaca melalui teks kasat mata, dan terlisankan dari bibir-bibir yang bersumpah pada kebenaran, namun itulah bodoh kiranya, ah tidak... bodoh adalah ketidaktahuan, tapi hati jelas-jelas sudah mengetahuinya... namun mengingkari kebenarannya, lantas idiot mungkin pantas untuk menjabarkan hati-hati yang berusaha untuk memperthankan diri padahal sudah jelas jawaban akhirnya tidak seperti yang di ingini.


Aku masih disini merutuki diri sendiri ketika ku raih handphoneku dan betapa sengsaranya aku mengiriminya pesan penuh hasrat yang kini ku tangisi setiap malam, kata cinta yang begitu menggebu-gebu, dengan emoticonmalu dan hati yang terlampau dari seharusnya, mungkin benar aku idiot mengijinkan rindu menguasaiku lagi, mungkin benar aku bodoh...membiarkan hati lagi-lagi mengalahkan ke rasionalan pikiran, aku benar-benar tak mengerti apa yang harus ku lakukan kalau di setiap doaku namanya dan wajahnya yang terbayang begitu saja, Tuhan mungkin cemburu, Tuhan mungkin memberikan cobaanya padaku saat ini.

Subang, 18 Oktober 2016

Review now

0 komentar:

Posting Komentar

Read and Review please...

 
Coffe, Milk and Tea... Blogger Template by Ipietoon Blogger Template